Apakah Benar Suzuki Indonesia Bangkrut?
Berita Otomotif – Seperti yang kita tahu, sejak beberapa tahun yang lalu, telah terdapat sejumlah merk kendaraan bermotor yang tersebar luas di seluruh daerah Indonesia.
Sebagai informasi bahwa merk kendaraan resmi yang telah tersebar di Indonesia tersebut meliputi PT Astra Honda Motor (AHM), PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), PT TVS Motor Company Indonesia, PT VKTR Sakti Industries, dan PT Suzuki Indomobil Motor.
Meskipun negara Indonesia telah mempunyai sejumlah pabrik kendaraan bermotor, tetapi pada realitanya, sejak dahulu kala, pabrik atau merk kendaraan bermotor yang dikenal oleh kalangan masyarakat hanyalah merk Honda, Yamaha, Kawasaki, dan Suzuki.
Keempat merk kendaraan bermotor tersebut juga mempunyai segmen pasarnya masing-masing, yakni Honda (sangat dikenal dengan mesin yang bandel dan irit bahan bakar), Yamaha (dikenal sebagai motor dengan desain yang menarik dan terbarukan), Kawasaki (dikenal sebagai motor dengan tenaga yang sangat tinggi dan biasanya dipakai oleh kalangan kelas atas), dan Suzuki (dikenal sebagai motor yang mempunyai performa kencang dan pelopor motor ayam jago pertama di Indonesia).
Seiring berkembangnya zaman, keempat merk tersebut juga saling bersaing dengan sangat ketat, dan sampai saat ini penjualan kendaraan bermotor terbanyak masih diduduki oleh merk Honda, Yamaha, dan Kawasaki saja.
Sedangkan, penjualan kendaraan bermotor merk Suzuki justru mulai menurun dengan sangat drastis, bahkan sejumlah cabang suku cadang, perbaikan, dan penjualan di sejumlah daerah Indonesia juga mulai ditutup permanen.
Berdasarkan sejumlah penelitian, maka dijelaskan bahwa menurunnya penjualan Suzuki disebabkan karena sejumlah faktor, yakni meliputi desain yang kurang diminati di pasaran, lambat dalam melakukan inovasi dan membaca peluang pasar, skala prioritas bisnis yang kurang maju, jaringan dan nilai jual kembali yang turun drastis, dan mesin yang terlalu awet sehingga jarang ada konsumen yang ke bengkel resmi.
Saat ini banyak warganet yang bertanya-tanya tentang apakah benar bahwa kendaraan bermotor merk Suzuki telah gulung tikar di negara Indonesia.
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengklaim bahwa berita tentang bangkrutnya kendaraan motor Suzuki adalah kabar hoax dan tidak terbukti kebenarannya.
Pihak Suzuki menjelaskan bahwa sampai saat ini pabrik Suzuki roda dua masih tetap beroperasi dan terus memproduksi model-model terbaru.
Bahkan, untuk meningkatkan kredibelitas dan penjualannya lagi, Suzuki roda doa juga telah melakukan ekspor ke sejumlah negara di dunia, dan ekspor tersebut dilakukan dengan skema kerja sama dengan Suzuki Motor Corporation Jepang.
Kumpulan Motor Terbaru
Pihak Suzuki berkomitmen untuk selalu meningkatkan kualitas produknya dan membaca permintaan pasar dari sebagian besar pelanggannya.
Hal tersebut dibuktikan dengan rilisnya motor terbaru milik Suzuki yang lumayan diminati oleh para pelanggan di pasar Indonesia.
Berikut kumpulan motor terbaru Suzuki:
- Satria Pro yang dibandrol dengan harga Rp. 32.200.000
- Access 125 yang dibandrol dengan harga Rp. 26.250.000
- Burgman Street 125 Ex yang dibandrol dengan harga Rp. 27.050.000
- VStrom 250 SX yang dibandrol dengan harga Rp. 61.850.000
- GSX-R150 yang dibandrol dengan harga Rp. 36.350.000
- GSX-S150 yang dibandrol dengan harga Rp. 33.215.000
- NEX II yang dibandrol dengan harga Rp. 20.720.000
- NEX Crossover yang dibandrol dengan harga Rp. 21.890.000
- ADDRESS FI yang dibandrol dengan harga Rp. 22.050.000
Berikut merupakan poster katalog motor terbaru dari Suzuki


